Tampilkan postingan dengan label hunian. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label hunian. Tampilkan semua postingan

Sabtu, 31 Maret 2012

Meningkat Tanpa Menambah Pondasi


Dengan material yang ringan, meningkat rumah bisa dilakukan tanpa perlu menambah perkuatan pondasi.
Ketika kebutuhan akan ruang bertambah sementara lahan cekak, satu-satunya cara adalah melakukan pengembangan vertikal. Cuma apabila bangunan asal tidak disiapkan untuk 2 lantai, berarti pada saat akan meningkat kita harus memperkuat pondasi. Ini artinya adalah: biaya besar dan waktu pengerjaan lama.
Penambahan pondasi ini sebetulnya bisa dihindari, asal menggunakan material yang ringan. Danang (44), menerapkan teori ini pada rumah tinggalnya di kawasan Bintaro, yang ditinggali bersama istrinya—Dita (41).
Arsitek yang cukup ramah ini meningkat rumah untuk mendapatkan 1 buah ruang tidur anak dan satu ruang kerja yang berada di depan kamar. Kamar ini menempati ruang attic (bawah atap) yang semula memang kosong.
Pelat Lantai GRC
Untuk mendapatkan bobot yang tidak terlalu berat, Danang menggunakan GRC setebal 15 mm dengan rangka kayu untuk pelat lantai. Biasanya pelat lantai ini dibuat dari beton bertulang.
GRC (glassfiber reinforced cement) atau sering disebut beton ringan terbuat dari campuran semen, pasir, dan serat (glassfiber). Serat ini menggantikan fungsi tulangan yang dibutuhkan pada beton biasa. Inilah yang membuatnya jadi lebih ringan dibandingkan beton bertulang. Yang jelas, pengerjaan dengan GRC ini lebih cepat dibandingkan menggunakan beton biasa. Ini karena GRC dijual dalam bentuk lembaran seukuran tripleks.
Dinding Gipsum
Selain material untuk lantai, bahan yang bisa dihemat dari segi bobot adalah material untuk dinding. Ketimbang menggunakan bahan bata yang cukup berat, Danang lebih memilih bahan gipsum. Selain lebih ringan, proses pengerjaannya pun jauh lebih cepat karena panel langsung dipasang. Di sini digunakan dua lembar panel gipsum, bagian tengahnya diisi bahan glasswool untuk peredam suara.
Kekurangan bahan ini untuk dinding adalah: ketika diketuk dinding akan berbunyi seperti dinding tripleks. Selain itu, dinding ini juga tidak kuat bila dipaku untuk digantungkan hiasan. Bila ingin memasang paku, harus pas di tempat tulangannya. Tapi kalau kita tidak terlalu senang dengan hiasan dinding yang harus dipaku ke dinding, tentunya ini bukan masalah, kan?
Bila Anda ingin meningkat rumah dengan lebih praktis, mungkin cara ini bisa ditiru. Yang perlu dicatat, ketika akan bereksperimen dengan sebuah material, berkonsultasilah dengan produsen material yang bersangkutan, supaya tidak timbul masalah. (DEK / FOTO: TNR, NDY)
Lokasi: Kediaman Danang-Dita, Bintaro, Jakarta

Konsep Foyer untuk Rumah Praktik Dokter


TANYA
Saya seorang ibu rumah tangga yang berprofesi sebagai dokter gigi. Supaya bisa bekerja sambil menjaga anak saya yang masih kecil, saya ingin membuka praktik di rumah. Namun saya bingung dengan penataan ruang di rumah saya agar dapat dijadikan ruang praktik. Saya berencana membuat ruang praktik di ruang tamu, karena ruangan ini cukup besar, yaitu berukuran 6 m x 5 m. Tetapi saya ingin tetap ada akses masuk ke dalam rumah tanpa harus melalui ruang praktik. Peralatan yang akan saya masukkan ke ruang praktik adalah kursi praktik, lemari, meja, dan kursi. Saya juga ingin menyediakan ruang tunggu, yang rencananya akan diletakkan di teras rumah yang berukuran 3 m x 2 m. Apakah ini memungkinkan?
Oya, pintu masuk ke dalam rumah saat ini terletak di tengah-tengah dinding yang panjangnya 6 m. Sebelumnya saya ucapkan terima kasih atas bantuannya.
Tari, Pluit
JAWAB
Salam kenal untuk Bu Tari di Pluit. Saat ini memang sudah menjadi satu tren, seorang profesional menggerakkan usahanya dari rumah tinggal, yang biasa dikenal dengan sebutan SOHO (small office home office). Membuka praktik dokter gigi di rumah seperti Bu Tari memang menjadi satu pilihan yang menarik. Sambil bekerja, seorang ibu atau orangtua tetap dapat mengawasi anak-anaknya.
Saya coba perkenalkan satu konsep foyer, untuk memecahkan masalah Bu Tari. Foyer, atau bisa juga disebut lobi, atau hall, pada dasarnya berfungsi sebagai ruang penerima pertama dari rumah, atau bangunan lain seperti hotel, kantor, dan sebagainya.
Foyer di rumah sangat baik digunakan terutama sebagai ruang antara, atau ruang pengarah antara area publik dengan area privat. Dalam beberapa penyelesaian pada rumah tinggal, foyer dapat digunakan sebagai ruang antara sebelum tamu atau penghuni masuk ke dalam rumah. Pada saat hujan, maka jas hujan, payung, sepatu, dapat disimpan di ruang ini. Ruang ini biasanya dilengkapi dengan cermin, meja konsol, atau dapat juga ditambahkan rak-rak simpan sepatu, kursi tunggu, dan sebagainya.
Dalam kasus Bu Tari, maka foyer digunakan sebagai ruang pengarah antara ruang publik yakni ruang praktik dokter dengan ruang privat yakni ruang tamu ataupun ruang keluarga.
Secara ringkas saya coba usulkan penyelesaian sebagai berikut. Ruang teras yang berukuran 2 m x 3 m tetap dapat digunakan sebagai ruang pendaftaran dan ruang tunggu pasien tanpa harus mengubahnya. Ruang tamu yang ukurannya 6 m x 5 m, dibagi menjadi dua ruang utama yakni ruang praktik dokter dan ruang tamu, dengan foyer sebagai ruang antara. Letak pintu tidak saya ubah; tetap seperti yang ada saat ini.
Silakan perhatikan denah dan gambar berikut untuk mendapatkan gambaran lebih jauh mengenai ruang foyer, dan sedikit gambaran dari dalam ruang praktek dokter gigi Bu Tari.
Demikian Bu Tari, mudah-mudahan jawaban ini cukup memuaskan. Silakan mencoba ide-ide lain.

Menata Rumah Mungil



shutterstock
Untuk menghasilkan imajinasi lebih luas, ada baiknya Anda memilih cermin berukuran besar, karena hal itu akan membentuk ruangan menjadi lebih besar dua kali lipat.
  - Memanfaatkan apa yang dianggap kurang, yakni lahan terbatas, adalah kunci menata hunian mungil agar selalu nyaman ditinggali. Di lahan terbatas, orang dapat menyiasati ruang atau penempatan furnitur secara kreatif.
Beberapa cara bisa Anda terapkan, seperti pemakaian furnitur jenis modular, memilih furnitur multifungsi, melebur fungsi dua ruang, menggunakan partisi fleksibel, dan menyiasati luas ruang dengan cermin atau tampilan visual lainnya. Anda ingin menerapkan yang mana?
Memakai furnitur modular
Memakai furnitur modular sangat fleksibel terhadap kondisi dan dimensi ruang berbeda-beda. Furnitur jenis ini dapat berdiri sendiri atau dipisah, kemudian disatukan dengan yang lainnya. Ini berguna bila sewaktu-waktu anggota keluarga Anda bertambah atau ingin memperluas ruangan. Furnitur modular bahkan dapat dibongkar dan dikurangi volumenya.
Memilih furnitur multifungsi
Rumah dengan luas terbatas tetap dapat tampil nyaman dan menarik lewat penataan furnitur. Furnitur ini juga berperan penting dalam mendukung fungsi ruang-ruang sebagai tempat beragam aktivitas.
Namun, ada baiknya diusahakan agar furnitur tidak hanya memiliki satu fungsi saja, melainkan banyak fungsi (multifungsi). Cara ini dapat mengurangi jumlah furnitur yang akan ditempatkan. Misalnya, lemari di ruang keluarga juga bisa mencakup kebutuhan untuk meletakkan televisi, peralatan elektronik, tempat menyimpan koleksi CD, rak buku, juga tempat meletakkan foto atau pajangan.
Melebur fungsi dua ruang
Di dalam rumah mungil, kebutuhan ruang per ruang tidak bisa dipenuhi semua. Bahkan, karena keterbatasan ini, fungsi ruangan dapat dileburkan sehingga dalam satu ruangan bisa menjalankan dua fungsi sekaligus.
Menggabungkan fungsi ruang tamu dan ruang keluarga sekaligus, misalnya. Saat rumah tidak kedatangan tamu, ruang tamu bisa Anda fungsikan sebagai ruang keluarga. Semua anggota keluarga bisa berkumpul di dalamnya untuk sekadar berbincang, duduk-duduk bersama dan bercanda, atau menonton televisi.
Menggunakan partisi fleksibel
Pada hunian mungil, menggunakan satu ruang untuk beberapa fungsi atau menggabungkan ruangan untuk satu aktivitas merupakan optimalisasi fungsi ruangan. Untuk menunjang hal ini, sebaiknya batasan antarruang tidak menggunakan sekat masif seperti dinding. Hal ini hanya akan membuat ruangan semakin sempit dan sesak.
Sebagai saran, Anda bisa menggunakan partisi bersifat fleksibel, seperti pemakaian gorden, partisi dari kayu, dari bambu, rotan, kaca, pintu lipat PVC, atau pintu geser. Seperti penggunaan partisi fleksibel, selain menyiasati sesaknya ruangan, juga dapat dimanfaatkan sebagai elemen dekorasi.
Menyiasati cermin atau tampilan visual
Permasalahan rumah mungil dapat diatasi dengan memasang cermin di dalamnya. Cermin akan memberi efek menggandakan obyek seperti asli dan mengubah luas imajinasi ruang. Namun, untuk menghasilkan imajinasi lebih luas, ada baiknya Anda memilih cermin berukuran besar, karena hal itu akan membentuk ruangan menjadi lebih besar dua kali lipat.
Pemasangan cermin pada beberapa titik juga memberi tampilan visual yang lebih luas. Posisi penempatannya di ruangan kecil sebaiknya dipasang vertikal agar pandangan orang dewasa lebih optimal. Sebaliknya, jika dipasang horisontal akan memberi kesan pendek.
Selain cermin, dengan memajang gambar, foto, atau lukisan panorama alam akan memberi kesan luas. Secara psikologis, tema panorama alam akan menghadirkan perasaan nyaman, lapang dan lega.
Selain itu, ada kesan tak terbatasi hingga garis horizon titik akhir pandangan mata. Karakter pandangan luas ini akan mengikutsertakan emosi penghuni. Bandingkan bila Anda menempatkan gambar bertekstur batu yang memberi pengaruh terbatas bagi penghuni

Membuat Nyaman Kamar Pribadi



shutterstock
Kamar tidur yang ideal harus memenuhi tuntutan fungsional dan estetika.
  - Tidak salah jika dikatakan bahwa kamar tidur adalah wilayah paling pribadi di antara ruang-ruang dalam rumah Anda. Di dalamnya, Anda bebas menyimpan barang-barang pribadi yang tidak ingin dilihat orang.
Di kamar tidur Anda juga bebas mengekspresikan emosi, bersantai dalam suasana yang disukai. Singkatnya, kamar tidur adalah tempat Anda dapat melakukan apa saja tanpa khawatir diusik orang lain.
Maka, jika menggunakan waktu 8 jam tiap hari untuk beristirahat, artinya sepertiga hidup Anda dihabiskan untuk tidur. Jika demikian, tidak terlalu berlebihan sebenarnya jika Anda memberi perhatian lebih bagi kamar tidur.
Kamar tidur, bagaimanapun juga, harus menyesuaikan dengan ruang-ruang di dalam rumah secara keseluruhan. Jika rumah Anda luas, mungkin kamar tidur Anda pun bisa cukup lega. Namun, jika ruang-ruangnya terbatas, misalnya seperti di apartemen, Anda harus pintar-pintar mengatur ruangan agar tidak terkesan sempit.
Kamar tidur yang ideal harus memenuhi tuntutan fungsional dan estetika. Secara fungsional, kamar harus sehat dan nyaman, sedangkan secara estetis, kamar harus memiliki tatanan yang serasi, harmonis dan selaras, serta sejalan dengan karakter penghuninya.
Tempat tidur merupakan titik pusat dalam menata kamar. Pilihan tempat tidur tergantung pada gaya dan fungsi ruang tidur. Biasanya ukuran standar tempat tidur untuk dua orang (double) ialah 200 cm x 200 cm (king size), 180 cm x 200 cm dan 160 cm x 200 cm (queen size), sementara untuk satu orang (single) ialah 100 cm x 200 cm dan 90 cm x 200 cm.
Ukuran tempat tidur tergantung pada selera dan ukuran tubuh. Akan tetapi, lazimnya, panjang tempat tidur minimal adalah tinggi tubuh ditambah 15 cm dan lebarnya cukup untuk menampung badan ditambah lebar tangan bila telapak tangan di atas kepala dengan siku tidak menggantung keluar ranjang.
Untuk tempat tidur double, ukuran tersebut tinggal dikalikan dua. Jika menghendaki gaya klasik atau suasana yang anggun, Anda dapat menggunakan tempat tidur yang menggunakan kuningan atau metal.
Sementara itu, tempat tidur yang sederhana dapat dipergunakan untuk kamar bergaya modern. Jika ruang kamar terbatas, Anda dapat menciptakan kesan luas dengan menggunakan pelapis kasur bedsheet (seprai) dan bedcover berwarna terang. Demikian juga untuk warna bantal dan bantal-bantal hias (cushion).

Jangan Sembarangan Buang Cat Sisa

 

Shutterstock
Membuang cat sisa jangan sembarangan! Kandungan kimia yang ada di dalamnya bisa membahayakan lingkungan.
 
 
 - Meski berbentuk cair, sisa cat berbahan dasar air tidak bisa dibuang begitu saja seperti ke tempat sampah atau dituangkan ke saluran bak cuci. Kandungan kimia di dalamnya merusak tanah dan lingkungan sekitar.

Agar lingkungan di sekitar hunian aman, maka saat membuang cat sisa perlu metode khusus.  Apa saja metodenya?

Isilah kantong kertas atau kotak berisi kotoran binatang, pasir, atau serbuk gergaji. Isian ini gunanya untuk menyerap sisa cat. Tuanglah cat ke dalam kantong kemudian biarkan benar-benar kering di daerah berventilasi, jauh dari anak-anak, hewan peliharaan, serta paparan panas langsung.

Buanglah sisa cat yang telah padat ke dalam sampah biasa, sementara untuk sisa cat dalam kaleng perlakuannya agak berbeda. Lepaskan tutup dan biarkan kering seluruhnya, lepaskan kulit kemudian buanglah ke dalam sampah biasa. Jika ada program daur ulang di area anda, biarkan label di kaleng.

Sementara, untuk cat berbahan dasar minyak dalam pembuangannya mesti tepat karena termasuk limbah berbahaya. Jangan buang cat berbahan dasar minyak atau pelarut dalam sampah biasa atau menuangkan mereka ke bak cuci.

Sebaiknya periksa peraturan di daerah Anda untuk memastikan penanganan yang benar. Beberapa komunitas telah memiliki program pengumpulan sampah berbahaya khusus untuk cat seperti ini. 

Jaga Kesehatan Kamar Anak

Shutterstock
Ilustrasi kamar anak
  - Seberapa sering anak Anda sakit dalam beberapa bulan terakhir ini? Jika sering, mungkin tak ada salahnya Anda mengecek kebersihan dan kesehatan kamar tidurnya.

Kamar tidur anak yang tidak sehat dapat memicu timbulnya gangguan kesehatan. Tungau atau debu yang menempel di tempat tidur dan jarang dibersihkan menjadi salah satu pemicu gangguan pernapasan. Tungau dan debu membuat hidung terasa gatal serta merangsang timbulnya bersin serta pilek.

Lantas, bagaimana caranya membuat kamar tidur anak menjadi sehat? Setidaknya ada 6 langkah yang bisa Anda lakukan, seperti paparan berikut ini:

Gunakan material alam

Salah satu material yang perlu diperhatikan adalah cat dinding. Pilih cat yang tidak menggunakan logam merkuri dan timbal sebagai salah satu bahan dasar pembuatannya. Cat berbahan merkuri dan timbal dapat memengaruhi kerusakan otak dan keracunan. Anak bisa mengalami kesulitan belajar serta gangguan perilaku.

Bersihkan karpet rutin

Karpet dapat menjadi sarang debu dan jamur yang memicu gangguan pernapasan anak-anak. Namun, bila karpet benar dibutuhkan dalam kamar anak, maka rajin dan rutinlah saat membersihkannya. Agar tak kesulitan, pilihlah bahan karpet dari bahan serat alami dengan ukuran yang tidak terlalu besar.

Ciptakan udara yang sehat

Selain menyediakan ventilasi, kamar anak juga butuh udara sehat. Kebiasan merokok orangtua di rumah dapat mendorong suplai kesehatan tidak sehat. Jika memang Anda perokok aktif, sebisa mungkin jangan merokok di dalam rumah. Selain asap rokok, minimalkan pemakaian pestisida seperti obat nyamuk bakar. Beberapa zat kimia di dalamnya dapat menganggu kesehatan anak.

Cerdas menggunakan AC

Kebiasaan menggunakan AC harus disertai penggunaan yang tepat. AC di kamar anak bisa disiasati dengan pengaturan suhunya. Suhu terlalu rendah bisa menimbulkan beberapa keluhan. Temperatur yang dianjurkan antara 24 - 36 derajat celcius, dengan kelembaban berkisar 65-95 persen. Selain pengaturan suhu, perawatan AC juga perlu diperhatikan. Kotoran yang menumpuk pada filter bila tak dibersihkan akan menjadi tempat berkumpulnya debu dan kuman.

Ventilasi udara dan cahaya


Volume udara dan cahaya yang masuk ke rumah merupakan faktor penentu apakah rumah itu sehat atau tidak. Kebutuhan udara dan cahaya dihitung berdasarkan ukuran ruang dan jumlah orang. Kebutuhan ini dapat diakomodasi dengan jumlah ventilasi dan bukaan memadai.

Kebersihan tempat tidur

Tak hanya karpet, tempat tidur juga bisa jadi sarang tumbuhnya bakteri, tungau, dan jamur. Untuk meminimalkan hal ini, pertama gantilah sarung bantal guling dan seprai seminggu sekali. Cuci semuanya dengan air panas agar tungau mati. Hindari memakai kasur, bantal dan guling dari bahan kapuk. Karena ini menjadi tempat tinggal favorit tungau. Gantilah dengan bahan kasur lateks

Hemat ketika Membeli Material

 
Shutterstock
Ilustrasi
  - Anggaran membangun rumah membengkak. Ketika ditelusuri, ternyata diketahui bahwa perlakuan terhadap material bangunan yang tidak "cerdas". Padahal, bila Anda memikirkan kualitasnya, proses pemilihan material, serta cara pembelian bahan bangunan secara benar, hal seperti ini tak perlu terjadi.

Cari toko terdekat

Dimulai dengan membeli material, alangkah hematnya bila membeli dekat tempat tinggal Anda. Selain hemat dari sisi transportasi, juga mempersingkat waktu pengiriman serta menghindarkan dari susut material lantaran jauhnya jarak tempuh.

Agar tidak bolak balik saat membeli bahan material yang sama, sebaiknya lebihkan sekitar 5 persen. Gunanya sebagai cadangan atau pengganti jika bahan cacat atau rusak.

Beli material bertahap


Dalam membangun rumah, misalnya, ada tahapannya. Oleh karena itu, belilah bahan material sesuai tahapannya. Jangan tergoda membeli bahan untuk tahap berikutnya. Langkah ini untuk menghindari kerusakan saat disimpan.

Untuk beberapa bahan yang memiliki perubahan cepat terkait urusan harga, Anda dapat membeli dalam jumlah banyak. Misalnya, bahan tersebut adalah pasir dan semen.

Penyimpanan yang benar


Agar tetap berkualitas baik, beberapa bahan yang dibeli dalam jumlah banyak perlu disimpan dengan benar. Penyimpanan yang aman dan strategis akan menghindarkan dari resiko rusak, hilang, atau berkurang. Selain itu, juga mempermudah tukang saat membutuhkan bahan-bahan.

Hemat Listrik Dimulai dari Instalasinya

 
shutterstock
Untuk rumah kecil dengan daya terpasang 900 watt, idealnya ukuran kabel 1,5 milimeter. Jika daya terpasang 900 watt dan voltase PLN 220 Volt, arus pada kabel listrik adalah 4 ampere.
 - Hemat listrik bukan cuma saat penggunaannya atau pilihan jenis lampunya. Bila tanpa perencanaan instalasi listrik yang hemat pula, maka penggunaan daya menjadi tidak optimal.
Urusan penghematan memang tak bisa lepas dari listrik. Karena itu, bagi Anda yang hendak merencanakan pemasangan instalasi listrik di rumah, simak tujuh kiat hemat perencanaannya ini:
Minimalkan pembagian grup listrik
Semakin sederhana dan minim pembagian grup, semakin hemat pula pemakaian listriknya.
Bagi grup berdasar wilayah
Pembagian grup listrik berdasarkan wilayah lebih hemat dalam pemakaian kabelnya, ketimbang pembagian yang berdasarkan beban listrik. Seperti beban lampu, beban stop kontak, beban alat elektronik dengan kebutuhan watt-nya.
Saklar dan stop kontak berdekatan
Posisi saklar dan stop kontak diusahakan berdekatan, sehingga dalam 1 pipa conduct bisa dimasukkan 2 instalasi sekaligus, yakni instalasi saklar dan instalasi stop kontak. Untuk mencegah kebocoran arus listrik, sebaiknya sambungan antar kabel memakai model tikus. Sementara, untuk menjaga alat-alat elektronik dari petir dan arus listrik bocor, maka gunakan arde pada boks PLN.
Boks panel dan meteran berdekatan
Jenis kabel yang digunakan untuk fungsi ini harganya mahal. Untuk itu, bila semakin pendek kabel yang digunakan, biaya yang dikeluarkan akan semakin murah.
Sesuaikan ukuran kabel dengan daya
Pilihan ukuran kabel perlu disesuaikan dengan beban daya di rumah tersebut dan fungsi instalasi listriknya. Misalnya, untuk fitting lampu dipakai ukuran kabel 2 milimeter kali 1,5 milimeter. Sedangkan untuk stop kontak dengan daya terpasang, Anda bisa menggunakan kabel dengan ukuran 3 milimeter kali 2,5 milimeter.
Untuk rumah kecil dengan daya terpasang 900 watt, idealnya ukuran kabel 1,5 milimeter. Jika daya terpasang 900 watt dan voltase PLN 220 Volt, arus pada kabel listrik adalah 4 ampere. Menilik tabel penampang kabel, kabel dengan penampang 1,5 milimeter sudah cukup untuk dipakai di rumah tersebut.
Fitting lampu jenis outbow
Daya sebar cahaya tipe outbow lebih luas dibandingkan dengan fitting lampu. Misalnya, untuk penerangan satu kamar ukurannya 3 meter x 4 meter dibutuhkan 1 titik lampu outbow. Sedangkan jika memakai jenis down light inbow dibutuhkan 2 titik lampu.
Hindari kebocoran listrik
Beberapa penyebab kebocoran listrik adalah kurang sempurnanya teknik penyambungan kabel, isolator kabel ada yang terkelupas, saklar tidak berfungsi sempurna, dan sistem arde kurang sempurna. Maka, ini harus dicermati agar penyebab kebocoran listrik tidak terjadi

5 Pertimbangan Penting Sebelum Memilih Rumah

 
shutterstock
Aspek tak kalah penting dipertimbangkan adalah memastikan rumah tersebut bukan dalam proses sengketa. Pastikan sertifikat tanahnya asli serta sesuai nama pemiliknya.
  - Ada beberapa hal prinsip yang sebetulnya patut Anda pertimbangkan sebelum memilih rumah. Apalagi, bila kebutuhan akan rumah itu dimaksudkan sebagai hunian keluarga, bukan semata investasi.
Menurut Hermawan Wijaya dalam bukunya "77 Rahasia Cepat Untung Bisnis Properti", ada lima aspek yang sebaiknya dipikirkan matang-matang sebelum membeli rumah. Simak berikut ini:
Ketersediaan waktu
Memiliki rumah baru kadang muncul karena faktor kebutuhan yang mendesak. Umpamanya, karena pekerjaan baru, Anda terpaksa pindah ke kota baru atau rumah kontrakan harus segera dikosongkan.
Dalam keadaan mendesak seperti ini, memilih rumah yang benar-benar tepat belum tentu terwujud. Waktu terbatas ini akan menentukan luas pilihan Anda, apakah memilih rumah yang sudah jadi tapi masih perlu direnovasi, rumah ready stock, atau membeli dan membangun sendiri.
Kebutuhan ruang
Selain menyediakan waktu khusus, Anda juga perlu mempertimbangkan kebutuhan ruangan. Luas rumah dapat diukur dari banyaknya jumlah keluarga yang akan tinggal di situ. Apa saja aktivitasnya, adakah kendaraan Anda miliki, bagaimana meletakkan perabotan yang sebelumnya sudah dimiliki dan lain-lainnya.
Nantinya, pertimbangan ini akan menentukan jumlah dan besarnya ruangan yang harus dipenuhi di rumah baru Anda. Dengan begitu, keadaan rumah mampu dan efektif menampung aktivitas sekeluarga.
Siapkan anggaran
Setelah mengetahui jumlah kebutuhan rumah Anda, tentukan pula besarnya anggaran rumah. Jika dana tunai terbatas, Anda dapat memanfaatkan pinjaman kredit dari bank.
Namun, meminjam dari bank juga perlu dihitung dana tambahannya. Sesuaikan pula kemampuan penghasilan saat mengangsurnya setiap bulan.
Perhitungkan juga dana cadangan yang harus disiapkan untuk renovasi dan dana membeli perlengkapan rumah tangga. Alhasil, saat menempati rumah baru Anda tak terbebani secara finansial di kemudian hari.
Otomatis, dengan mengetahui jumlah anggaran dimiliki, Anda dapat membatasi pilihan rumah berdasarkan range harganya.
Lokasi
Dengan menyatukan tiga aspek di atas, Anda bisa memilih kemungkina lokasi yang sesuai dengan anggaran dan kebutuhan. Untuk membantu mendapatkan pilihan rumah, Anda bisa mengunjungi pameran rumah, memakai jasa broker, atau melihat dari iklan surat kabar.
Legalitas
Aspek tak kalah penting dipertimbangkan adalah memastikan rumah tersebut bukan dalam proses sengketa. Pastikan sertifikat tanahnya asli serta sesuai nama pemiliknya. Jangan lupa, cek Izin Mendirikan Bangunan (IMB) dan simpan bukti pembayarannya

Menghilangkan bau Tak Sedap di Rumah

shutterstock
Sebagai salah satu tempat utama bersantai, beristirahat, dan bercengkerama dengan keluarga, aroma rumah sebaiknya senantiasa wangi dan menenangkan.

  - Pernahkah Anda merasakan perbedaan "hawa" antara rumah satu dengan yang lain? Hal ini ternyata dipengaruhi beberapa hal, yang terkadang luput dari perhatian.
Sebagai salah satu tempat utama bersantai, beristirahat, dan bercengkerama dengan keluarga, aroma rumah sebaiknya senantiasa wangi dan menenangkan. Apabila kondisi rumah lembab dan berbau tidak enak, keluarga Anda dijamin tidak akan betah bersama-lama menghabiskan waktu bersama. Oleh karena itu, agar ruangan selalu segar sekaligus sehat, perhatikan jurus-jurus berikut ini:
Kondisi ventilasi udara
Anda harus selalu memastikan jendela di rumah terbuka setiap pagi minimal 20 menit. Hal ini memungkinkan udara segar masuk ke dalam rumah dan menggantikan udara kotor.
Sampah
Segera buang sampah di dalam rumah, terutama sampah sisa makanan dan sampah berbau menyengat lainnya. Jika tempat sampah masih menyebarkan aroma tidak sedap, ambil dan sebarkan secara merata abu gosok ke dalamnya.
Pewangi alami
Sekarang ini banyak tersedia pewangi rumah, tetapi kebanyakan tidak alami. Padahal, alam telah menyediakan berbagai sumber wangi yang murah dan mudah didapatkan. Caranya, tanam berbagai macam bunga yang menimbulkan wewangian di halaman rumah, seperti mawar, melati, kaca piring, kemuning, kenanga, dan sedap macam.
Usahakan menanam bunga di dekat pintu atau jendela agar aroma wanginya bisa masuk ke dalam rumah. Saat bunga-bunga itu bermekaran pada musimnya, Anda sekeluarga akan menghirup wewangian istimewa pemberian alam. Selain itu, Anda juga bisa memetik beberapa helai bunga untuk ditaruh di dalam rumah.
Cara lainnya, manfaatkan bumbu dapur di lemari penyimpanan. Ada berbagai macam cara menggunakan bumbu tersebut yang bisa didapatkan melalui berbagai media dan internet. Beberapa di antaranya, untuk dapur, tebarkan serbuk kayu manis pada tatakan kompor atau sangrai serbuk kayu manis tersebut sehingga wanginya akan bertahan selama beberapa hari.
Khusus di dalam ruangan, Anda bisa memakai daun pandan yang telah dirajang, cengkih, dan kayu manis ke dalam wadah khusus untuk diletakkan di ruang yang diinginkan. Usahakan peletakan "pewangi" tersebut dekat dengan pendingin rumah.
Selain itu, Anda juga bisa membakar jeruk nipis dan teteskan perasan airnya ke dalam wadah lilin. Unsur aroma dapat mengundang berbagai kesan akan sebuah ruangan. Maka, mulai sekarang, Anda bisa menciptakan memori keharuman yang tak terlupakan di rumah Anda

7 Pertimbangan Membeli Rumah bekas



shutterstock
Periksa kondisi rumah dengan mengunjungi langsung rumah yang akan Anda beli untuk mengetahui kondisi bangunannya, seperti tembok retak, kebocoran atap, atau rembesan air hujan di tembok.

 - Memiliki rumah baru kadang muncul karena faktor kebutuhan yang mendesak. Umpamanya, karena pekerjaan baru, Anda terpaksa pindah ke kota baru atau rumah kontrakan harus segera dikosongkan. Nah, bagaimana jika muncul ide untuk membeli rumah lama saja?
Membeli sebuah rumah baru atau lama tentu ada perbedaan untung dan ruginya. Khusus memilih rumah lama, simak beberapa hal penting di bawah ini sebelum Anda memilihnya:
1. Usahakan membeli rumah langsung dari pemiliknya. Ini akan lebih menguntungkan karena bisa memperoleh informasi secara detail. Harga pun akan jauh lebih murah sebab penjual tidak perlu memberi komisi kepada perantara.
2. Pilih perantara yang tepat, jika Anda terpaksa membeli melalui perantara. Ada baiknya, Anda pilih perantara yang sudah dikenal, baik dari saudara atau teman dan relasi. Jika tidak, jangan ragu gunakan pialang terkenal dengan reputasi baik.
3. Perhatikan usia bangunan, mengingat rumah yang Anda beli bukan rumah baru. Secara sederhana, usia bangunan rumah bisa diklasifikasikan menjadi:
- baru (kurang dari 10 tahun)
- sedang (10 hingga 20 tahun)
- tua lebih dari 20 tahun
Selain itu, Anda sebagai pembeli juga perlu menanyakan kapan terakhir kali rumah tersebut direnovasi. Semakin tua bangunan, semakin penting Anda mempertimbangkan anggaran renovasi.
4. Periksa dokumen kelengkapan rumah, mulai keaslian sertifikat rumah, sertifikat IMB, serta bukti pembayaran pajak, bumi dan bangunan (PBB). Jika nama dalam surat-surat tidak sama dengan nama penjual, Anda perlu tanyakan status hubungannya. Jika penjual belum melakukan proses balik nama, Anda perlu meminta akta jual-beli yang sah atas nama rumah. Namun, khusus untuk rumah berstatus harta warisan, Anda perlu menanyakan berapa banyak ahli waris sahnya. Ini penting guna menghindari masalah hukum di kemudian hari.
5. Anda perlu mengetahui kisaran harga. Untuk itu, cari informasi sebanyak-banyaknya tentang harga pasaran tanah dan rumah di sekitar lokasi sehingga Anda bisa melakukan penawaran dan kisaran harga yang wajar.
6. Pilih lokasi dengan cermat dengan menggali sebanyak-banyaknya informasi untuk mengetahui situasi lingkungan calon rumah Anda ini.
7. Periksa kondisi rumah dengan mengunjungi langsung rumah yang akan Anda beli. Hal ini penting untuk mengetahui kondisi bangunannya, seperti tembok yang retak, kebocoran atap, atau rembesan air hujan di tembok.

Ganti interiaor dengan dana minim

shutterstock
Sarung kursi atau sofa dapat dihias sedemikian untuk membuat tampilan baru pada ruangan.
 

 - Anda mungkin pernah merasa bosan dengan tampilan rumah yang itu-itu saja, sementara niat "menyegarkan" penampilan sering terkendala biaya. Lantas, apakah berarti harus menunggu sampai dana yang dibutuhkan terkumpul?
Seperti kata pepatah, banyak jalan menuju Roma. Beragam cara bisa dilakukan untuk "memoles" rumah agar terlihat baru, bahkan dengan biaya relatif lebih terjangkau. Selain dengan mengecat rumah, cara-cara berikut dapat dipertimbangkan:
Sofa dan kursi
Sarung kursi atau sofa dapat dihias sedemikian rupa antara lain dengan menyampirkan kain panjang di bagian atas. Kejelian memadukan warna dan posisi kain dengan ruangan, bukan cuma mengubah tampilan menjadi baru, tetapi juga menghadirkan kesan anggun sekaligus romantis.
Umumnya, kain tersebut disampirkan dari bagian sudut ke arah tengah dan dibiarkan sedikit menjuntai di lantai. Namun, tidak tertutup kemungkinan bila kain ini disampirkan dengan cara lain. Maka, cobalah berkreasi dan menemukan bentuk yang sempurna sesuai dekorasi dan kebutuhan ruang.
Karpet
Memasang atau mengganti karpet bisa jadi pilihan untuk "menyulap" ruangan. Anda bisa menggunakan karpet bercorak segar, tetapi masih selaras dengan tema ruangan. Meski sepele, hal ini dapat memberi nuansa baru dalam sebuah ruangan sehingga tidak berkesan monoton.
Dinding
Cobalah memberi aksen baru pada ruangan dengan mengecat satu bidang dinding dan menggunakan warna yang kontras. Dinding tersebut bisa menjadi focal point baru dan mengubah tampilan ruang tanpa harus mengubah atau mengganti aksesori serta elemen dekorasi lainnya. Agar tampilan ruangan tetap apik, hal ini bisa disiasati dengan menyelaraskan warna dengan corak furnitur.
Rak
Cara lain mewujudkan tampilan ruangan baru bisa dengan membuat kreasi pada rak. Kedua sisi dicat menggunakan warna berbeda. Ruang luar dan bagian frame bisa menggunakan warna lebih tua, sementara rak bagian dalam dicat dengan warna yang lebih terang atau sebaliknya, tergantung selera. Selain terlihat unik, barang-barang yang dipajang di rak tersebut juga akan terlihat semakin menonjol. Tanpa disadari, nuansa yang didapat dari ruangan tersebut pun akan berbeda dari sebelumnya.

Cara Agar Keramik Tak Cuma Sedap Dipandang



shutterstock
Untuk ruangan umum, Anda bisa memilih ubin yang memiliki tekstur halus dan memiliki motif untuk menunjang estetis.
  - Aplikasi ubin keramik pada hunian tak sekadar agar sedap dipandang mata. Lebih dari itu, penempatan ubin keramik juga memberikan manfaat bagi penghuninya karena disesuaikan dengan kebutuhan dan fungsi ruang. Ubin untuk dapur, misalnya, harus dipilih ubin keramik yang tak licin, tetapi mudah dibersihkan.
Pada umumnya, di pasaran saat ini dikenal beberapa jenis ubin, di antaranya ubin mosaik, ubin quarry, ubin glazed, serta porselen. Ubin glazed memiliki permukaan glossy, matte, atau kasar (tidak licin).
Anda juga bisa memilih ubin mozaik sesuai selera karena jenisnya tersedia dari berbagai jenis bahan, mulai kaca hingga keramik. Menariknya, ubin mozaik memiliki aneka motif, pola, dan gambar.
Sementara itu, ubin porselen dikenal lebih kuat ketimbang jenis ubin lainnya. Ubin ini cocok digunakan untuk dinding kamar mandi, kolam renang, atau bak mandi. Sedangkan ubin quarry terbuat dari campuran tanah liat dan berwarna merah, abu-abu, dan cokelat.
Fungsi
Untuk ruangan umum, Anda bisa memilih ubin yang memiliki tekstur halus dan memiliki motif untuk menunjang estetis. Misalnya, untuk ruang tamu dan ruang keluarga, Anda bisa memilih jenis ubin mosaik.
Untuk ruangan yang lebih pribadi seperti kamar tidur, Anda bisa lebih bebas memilih jenis ubin keramik. Namun, harus Anda pastikan, bahwa ubin yang akan Anda gunakan memiliki kesesuaian warna dan tema yang diusung dalam ruangan agar menghadirkan kenyamanan.
Ubin dengan warna monokromatik, misalnya, paling sesuai jika ditempatkan pada ruangan yang tak begitu luas untuk menimbulkan kesan lapang. Untuk ruangan luas, Anda bisa lebih leluasa menentukan jenis ubin dengan variasi warna dan motif.
Untuk dapur, contohnya. Karena ruangan ini mudah kotor, ada baiknya Anda pilih ubin yang memiliki permukaan licin agar mudah dibersihkan. Sebaiknya, Anda tidak memilih ubin quarry, karena ubin ini tidak cocok untuk dapur lantaran mudah menyerap kotoran dan noda.
Khusus di kamar mandi, Anda bisa memilih ubin glazed kasar yang antiselip. Ubin ini dapat membantu mengurangi risiko kecelakaan di kamar mandi karena lantai yang licin. Sementara, di area luar rumah, seperti teras, Anda bisa memilih ubin yang relatif tahan terhadap cuaca.

Baca Kode Saat Membeli Wallcover



shutterstock
"Colorfastness" atau kode yang berarti warna wallcover tidak mudah pudar akibat terpaan cahaya berlebih. Dewasa ini semua wallcover memiliki ciri ini.
  - Beragam motif dan warna membuat orang mudah jatuh cinta dengan wallcover, lalu memutuskan menggunakannya di rumah mereka. Namun, saat membeli wallcover, ada baiknya Anda menyimak kode-kode yang tertera pada labelnya. Berikut ini kode-kode yang sering ditemui pada label wallcover:Scrubbable
Artinya, wallcover tahan digosok dengan sikat lembut dan larutan sabun, atau deterjen yang tidak terlalu pekat. Jenis ini cocok untuk dapur dan kamar mandi.
Washable
Artinya, wallcover bisa dibersihkan secara berkala dengan cairan pembersih ringan. Jenis ini cocok untuk ruang tamu, ruang makan, dan ruang tidur.
Stain resistance
Berarti bahwa pola lukisan dan warna wallcover tidak akan mengalami perubahan, setelah dibersihkan dari lemak dan noda pekat semacam kopi. Jenis ini sangat sesuai digunakan pada dapur dan kamar mandi.
Abrasion resistance
Menunjuk kemampuan wallcover bertahan terhadap goresan dan benturan yang menyebabkan gompel. Jenis ini sesuai untuk ruang peralihan semacam foyer dan selasar.
Colorfastness
Warna wallcover jenis ini tidak mudah pudar akibat terpaan cahaya berlebih. Dewasa ini semua wallcover memiliki ciri ini.
Peelable
Jenis wallcover ini bisa Anda "kupas" dari dinding. Beberapa jenis ada yang membutuhkan bantuan cairan khusus untuk melepaskannya. Biasanya, pada bekas kupasan akan ada bekas berupa garis memanjang yang bisa dijadikan patokan ketikan hendak memasang wallcover baru.
Strippable
Ini adalah jenis wallcover yang bisa dilepaskan langsung dan tidak akan menimbulkan bekas, bahkan merusak lapisan pada dinding Anda. Tipe ini sesuai untuk Anda yang menyewa rumah. Saat Anda pindah, wallcover tetap bisa ikut pindah bersama Anda.
Prepasted
Artinya, wallcover ini sudah dilengkapi dengan perekat. Untuk menempelkannya di dinding, Anda cukup membasahi dengan air. Selamat membeli wallcover!

menata rumah sempit


shutterstock
Anda bisa mengambil inspirasi dari tata ruang apartemen atau loft. Jenis hunian itu, mampu memaksimalkan ruang dalam lahan terbatas.

  - Memiliki rumah nyaman adalah impian setiap orang. Boleh jadi, tolak ukur kenyamanan terletak pada penataan ruang yang lapang. Lantas, bagaimana dengan rumah di lahan sempit?
Penataan ulang ruang dan perabot menjadi solusi efektif yang patut dicoba. Inilah saatnya si pemilik rumah berkreativitas dengan huniannya, agar setiap sudut ruang dapat difungsikan dengan optimal, meninggalkan kesan sesak atau sempit.
Anda dapat menggali sudut ruang yang awalnya "stagnan" menjadi lebih estetis dan fungsional. Ruang yang tadinya terkotak-kotak bisa dibedah menjadi satu kesatuan yang lapang dan leluasa. Misalnya saja, ruang tamu bisa diubah menjadi teras dan dioptimalkan sebagai tempat duduk-duduk di area semi terbuka.
Tak hanya itu. Anda bisa mempercantik area tersebut dengan pemilihan perabot minimalis dan tidak mudah kotor. Hal ini mengingat area tersebut ada di bagian luar rumah.
Sebagai penyejuk, Anda pun bisa "menyempilkan" kolam hias mungil di sudut halaman atau taman kecil dengan aneka tanaman hias yang dapat menyegarkan mata. Tembok yang semula menjadi penyekat ruangan, dapat digantikan dengan perabot-perabot atau kaca bertirai. Tanpa adanya fisik tembok, fungsi kedua elemen itu tetap mampu menggantikannya.
Anda pun bisa mengambil inspirasi dari tata ruang apartemen atau loft. Jenis hunian itu, mampu memaksimalkan ruang dalam lahan terbatas. Tak segan-segan, si pemilik hunian bahkan bisa menyatukan ruang keluarga, ruang makan, dan dapur yang minim sekat. Di sinilah rasa artistik Anda diuji untuk dapat menemukan perabot yang proporsional, berfungsi maksimal, tanpa berkesan dominan.
Siasat lainnya, Anda dapat memberikan pencahayaan alami ke dalam rumah dalam bentuk bukaan seperti skylight atau void. Kedua elemen ini juga akan membantu melancarkan sirkulasi udara di dalam rumah, dan cocok ditempatkan di ruang tengah sebagai pusat area aktivitas keluarga.
Dengan plafon tinggi, ruang tengah pun jadi lebih sejuk. Apabila rumah Anda berlantai dua, pilihlah tangga yang ringan seperti bahan plat besi ramping.
Sementara itu, warna cerah pada dinding dan tangga atau void sebagai elemen transisi lantai satu dan dua pun mampu menjadi focal point hunian mungil Anda ini. Pemberian warna yang berbeda ini juga bisa diberikan pada voyer atau selasar sebagai pembeda ruang. Sebagai sentuhan artistik, penempatan foto-foto atau lukisan dalam bingkai unik mampu menjadi penambah daya pikat.
Yuk, berkreasi, agar lahan sempit bukan lagi jadi masalah! (AJG)

Selasa, 16 Agustus 2011

Memilih Modern dengan Hitam, Putih, atau Abu-Abu



 Bila Anda hendak menata interior rumah Anda dengan sentuhan arsitektur modern, aplikasi putih, hitam, atau abu-abu akan menjadi pilihan tepat. Hitam, putih, dan abu-abu kerap dianggap jenis warna biasa atau kurang "berwarna".
Biasanya, orang mengasosiasikan warna dengan pilihan merah, kuning, biru, dan warna-warna lain dari turunannya. Namun kini, hitam, putih dan abu-abu dianggap mewakili karakter modern yang lugas dan sederhana. Warna-warna ini juga membawa karakter yang dibutuhkan untuk menguatkan kesan modern. Apa saja karakteristiknya?
Hitam
Warna ini cenderung menghasilkan efek dekat, pendek, dan sempit. Hitam baik diterapkan pada bangunan modern yang umumnya kaku dan tak hangat. Hitam adalah warna kuat dan melambangkan kepercayaan diri.
Warna ini juga maskulin, elegan, megah, dramatis, dan misterius. Bila tampil sendiri, hitam akan menakutkan. Karenanya, dalam penerapannya perlu dukungan warna lain seperti warna putih atau warna lebih terang.
Putih
Putih mengesankan ringan, luas, dan terbuka. Warna ini melambangkan kemurnian dan kepolosan, cerminan ketentraman, kenyamanan, dan memudahkan refleksi.
Terlalu banyak putih akan menimbulkan rasa dingin, steril, kaku, dan terisolir. Bila tampil sendiri, akan memunculkan kebosanan, pucat, dan kurang hidup. Paduan putih dan hitam menarik dipadukan pada bangunan modern.
Abu-abu
Abu-abu masuk dalam kelompok warna netral yang memiliki karakter tenang, memberi sentuhan kesejukan, tenang, dan modern. Warna ini mengesankan ruang lebih luas, ringan, hening, dingin, kaku dan tidak komunikatif. Untuk mengaplikasikannya, kombinasikan abu-abu dengan warna lain yang lebih "hidup" sebagai paduan atau aksen.

Mengapa Dinding Baru Dicat Sudah Mengelupas


Mengapa dinding rumah yang baru dicat tetapi sudah mengelupas, padahal sudah memakai cat yang berkualitas?
Kasus mengelupasnya cat tembok atau flaking, memang sangat sering terjadi dan menyebabkan kejengkelan sehingga kadang-kadang, kita buru-buru menyalahkan penyebabnya karena cat yang kita beli, tanpa mencari sumbernya terlebih dulu.
Pengelupasan cat bisa terjadi karena kondisi dinding memang lembab, hal ini bisa terjadi karena rembesan air dari talang yang konstruksinya kurang baik, atau kondisi tembok yang bersebelahan dengan taman. Kandungan air tanah yang tinggi di taman akan merambat naik pada pori-pori dinding sehingga dinding selalu basah. Atau bisa juga karena proses pengerjaan dinding yang kurang baik.
Campuran semen dan pasir yang kurang pas atau proses pengeringan dinding yang belum cukup umur, sehingga tembok masih mengandung garam alkali yang tinggi. Jika ini terjadi memang cukup menyulitkan karena kita harus merenovasi ulang tembok rumah karena masalahnya sudah menyangkut konstruksi rumah.
Cat Mengelupas Tapi jika kondisi tembok sudah cukup baik, kemungkinan yang lain adalah pada saat proses pengecatannya :
• Kondisi tembok baru mungkin belum benar-benar kering saat dicat.
• Penggunaan dempul atau plamir dinding yang mutunya rendah, sehingga pada saat dicat, dempul atau plamir tersebut terangkat atau beberapa waktu kemudian.
• Tidak menggunakan cat dasar / alkali primer atau cat dasar / alkali primer yang digunakan tidak sesuai dengan sistem pengecatan akhir.
• Pengecatan pada permukaan yang mengandung debu, kotoron, atau minyak sehingga daya rekat cat menjadi berkurang.
• Kebanyakan yang sering terjadi adalah pada saat mengecat ulang, lapisan cat lama tidak dikerok terlebih dahulu, sehingga lapisan cat lama yang daya lekatnya kurang, mudah tertarik atau terkelupas oleh lapisan cat baru yang mutunya lebih tinggi. Atau bisa juga pengecatan dilakukan diatas cat yang lama sudah mengapur, sehingga mudah mengelupas.
Setelah kita sudah tahu penyebabnya, maka solusi yang harus dilakukan adalah :
• Memperbaiki sumber kebocoran, agar air tidak merembes ke dinding
• Mengerok lapisan cat yang terkelupas sampai terlihat permukaan, kemudian bersihkan permukaan dari debu dan kotoran, baru kemudian melapisinya dengan cat dasar atau alkali primer, biarkan cat dasar tersebut mengering secara sempurna.
• Gunakan cat tembok dengan kualitas yang baik dimana daya rekat dan elastisitasnya baik, sehingga daya tahannya lebih lama dan tidak perlu terus-menerus mengulang pengecatan.  Gunakan cat tembok yang mengandung acrylic terutama untuk dinding luar. Dalam pengecatan biarkanlah lapisan awal mengering sempurna baru aplikasikan lapisan yang kedua dan seterusnya.
• Menggunakan cat tembok dengan kualitas rendah memang harganya murah, tetapi jika dibandingkan dengan penggunaan cat tembok bermutu tinggi, maka selain daya rekatnya lebih baik, daya sebarnya lebih luas dan warnanya tidak mudah pudar serta tidak mengelupas asal diaplikasikan dengan cara yang benar.
Mudah-mudahan informasi ini membuat kita jadi mengerti mengenai beberapa penyebab timbulnya kasus cat mengelupas dan solusinya

5 Langkah Bikin "Wallpaper" Awet Muda


Setelah menerapkan wallpaper di ruang tamu Anda, kini saatnya Anda mengetahui cara membersihkan wallpaper yang baik dan benar agar tetap awet dan terawat. Jangan berisiko merusak dinding indah, selalu ikuti instruktur perawatan yang tepat untuk wallpaper Anda.
Namun, jika Anda lebih memilih melakukannya sendiri, ada baiknya kami ingatkan bahwa terdapat beberapa jenis wallpaper dan jenis-jenis kotoran dan sampah yang memerlukan penanganan khusus. Hal ini karena orang sering kali salah kaprah dalam menggunakan alat dan bahan untuk membersihkan wallpaper di ruang tamu kesayangan Anda.
Tentu saja, Anda harus apik memelihara wallpaper. Apalagi, sebentar lagi Anda akan menyambut hari raya Idul Fitri, kan? Yuk, ikuti beberapa instruksi dan cara penanganan berikut ini agar wallpaper tetap awet digunakan, setidaknya hingga beberapa tahun ke depan:
Kemoceng
Ini cuma untuk mengusir debu. Mulailah dengan menggunakan lap kemoceng yang berstruktur swifferatau kain elektrostatik kering agar debu yang menempel mudah terangkat. Lakukan gerakan memutar searah jarum jam agar debu terpusat pada satu titik bersihan.
Steples penyeka noda
Noda yang menempel atau sekedar bekas sidik jari di sekitar wallpaper dinding Anda akan sangat merusak keindahan kertas dinding tersebut. Namun, hanya dengan menggunakan kain lembab, seluruh noda akan terangkat. Diukur dengan penggaris lebar, gunakan selotip berbahan perekat rendah dan hindari selotip yang terlalu lengket agar tidak merusak warna wallpaper.
Jeruk nipis
Bahan alami ini sangat ampuh untuk membasni noda membandel. Maka, bila wallpaper Anda tanpa sengaja terkena percikan noda, seperti bekas minuman, kecap, dan kotoran lainnya yang sulit dibersihkan, Anda bisa menggunakan sedikit perasan jeruk nipis.
Setelah diperas, masukkan air perasan ke dalam air hangat dan gosokkan pada dinding wallpapermenggunakan spons lembut. Diamkan beberapa saat, kemudian lap bekas gosokan spons memakai kain halus kering. Khusus wallpaper berbahan kain, Anda dapat menggunakan sikat dengan perasan air hangat dan jeruk nipis.
Air hangat dan sabun khusus
Campuran air hangat dan sabun khusus sangat cocok untuk membersihkan wallpaper tahan air berbahan vinyl atau akrilik. Wallpaper jenis ini dapat dicuci dengan air hangat, sabun ringan, dan menyeka dengan kain kapas atau spons lembut.
Perlu diketahui, wallpaper yang dilapisi vinyl memiliki lapisan akrilik di atas permukaannya, sehingga cukup tahan terhadap noda minyak, suhu lembab dan lebih toleran dalam proses pembersihan. Hanya, Anda harus menghindari penggunaan alat pembersih abrasif, spons kasar, atau batu apung karena akan menyobek lapisan vinyl wallpaper ini.
Dry cleaning
Sebagai sentuhan akhir membersihkan wallpaper, Anda dapat menggunakan dry cleaning untuk mengeringkan dengan segera kertas dinding Anda ini. Hal yang harus Anda lakukan adalah menjaga kecerahan warnanya.
Mau coba? Jangan lupa, siapkan alat dan bahan-bahan tersebut jika Anda ingin membersihkanwallpaper. Lakukan instruksi secara baik dan benar agar wallpaper ruang tamu tetap awet!

Waspadai Ruangan "Berbahaya" di Rumah



Anda patut mewaspadai ruang-ruang yang "berbahaya" bagi buah hati Anda di rumah. Bila sekali waktu lengah, bisa jadi kejadian seperti keracunan, tersengat aliran listrik, tenggelam, terjatuh, atau sebagainya menimpa putra-putri Anda. Nah, ruangan mana saja yang patut Anda waspadai?
Dapur
Dapur menjadi tempat menyiapkan makanan sebagai sumber gizi seluruh anggota keluarga. Namun, penggunaan api dan gas untuk memasak bisa berbahaya untuk anak-anak dan orang dewasa. Maka, jangan pernah tinggalkan dapur ketika sedang memasak atau menyalakan kompor. Kecelakaan paling sering terjadi seperti anak tersiram air panas, kena tumpahan minyak panas, atau bermain korek api yang bisa mengakibatkan kebakaran.
Kamar mandi
Jangan pernah meninggalkan anak terutama balita sendirian di dekat sejumlah air. Rasa ingin tahu anak bisa menimbulkan bahaya, misalnya memasukkan kepala ke dalam ember lalu tak bisa menarik kembali dan tenggelam.
Hindari meninggalkan kamar mandi hanya demi urusan sepele, seperti mengangkat telepon, mengambil handuk dan lainnya. Khusus untuk aktivitas memandikan bayi, siapkan perlengkapan di dekat bak mandinya sehingga mudah dijangkau.
Jangan pernah malas menyikat dan membersihkan kamar mandi. Terpleset di kamar mandi karena lantai yang licin bisa mengakibatkan anak atau anggota keluarga lainnya celaka.
Anak tangga
Bila rumah Anda memiliki anak tangga untuk menuju ruang di atasnya, pastikan anak tangga aman. Jatuh dari anak tangga bisa mengakibatkan kecelakaan serius. Karenanya, jangan buat tangga dengan daya jangkau terlalu tinggi.
Buatlah tangga bersih dengan tidak meletakkan barang apapun pada anak tangga. Bila menaiki anak tangga, usahakan tidak memakai sepatu atau sandal berhak tinggi, dan kedua kaki dalam keadaan stabil.
Kolam renang
Kini, semakin banyak hunian yang dilengkapi kolam renang. Kelihatannya menyenangkan, namun sekaligus juga bisa membahayakan buah hati. Seperti halnya peraturan waspada di kamar mandi, hal ini juga berlaku sama di kolam renang. Maka, jauhkan mereka dari kolam renang bila tak ada yang menjaganya.

Sabtu, 13 Agustus 2011

Konsep Perumahan Islami, Seperti Apa?


BARANGKALI pertanyaan ini kerap terlontar. Seperti apa rumah islami itu? Banyak pengembang menurunkan konsep islami ini dalam bentuk dan desain rumah. Seperti, dinding bertabur ukiran kaligrafi, mushala di dalam rumah, ada keran khusus untuk berwudu, hingga kamar mandi yang tak boleh menghadap kiblat.
Tak hanya itu. Pengembang perumahan juga membuat bagian dalam rumah tertutup sehingga orang lain tak bisa melihat dari luar. Tapi, di bagian luar rumah tidak dipagari. “Dengan begitu, penghuni tetap bisa bersosialisasi dengan para tetangga,” kata Denny Ernadie, pengurus Yayasan Az-Zikra yang juga mengembangkan rumah islami.
Kompleks perumahan umumnya dilengkapi masjid, mushala, atau taman pendidikan Al-Quran (TPA). Sedangkan di kolam renang umum, ada pembatas antara pria dan wanita. “Bisa saja melakukan pengaturan jam pemakaian,” imbuh Nasrullah, Direktur Utama Orchid Realty.
Suasana religius lebih hidup lagi dengan adanya kegiatan rutin salat berjamaah dan pengajian di masjid. Perumahan Bukit Az-Zikra lebih ekstrem lagi: melarang penghuninya merokok, dan penghuni perempuan harus menutup aurat.
Demi menjalankan kehidupan pada nilai-nilai agama, semua transaksi pembelian atau penjualan rumah menganut prinsip dan akad syariah. “Itu yang diutamakan Orchid,” kata Nasrullah.
Otomatis, hanya bank-bank syariah yang bisa memberikan kredit kepemilikan rumah (KPR). “Kami bekerjasama dengan BTN Syariah, BNI Syariah, dan BRI Syariah,” kata Denny. Namun, pasar juga menjadi pertimbangan

Related Posts Plugin for WordPress, Blogger...