Tampilkan postingan dengan label EKSTERIOR. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label EKSTERIOR. Tampilkan semua postingan

Selasa, 16 Agustus 2011

Mengapa Dinding Baru Dicat Sudah Mengelupas


Mengapa dinding rumah yang baru dicat tetapi sudah mengelupas, padahal sudah memakai cat yang berkualitas?
Kasus mengelupasnya cat tembok atau flaking, memang sangat sering terjadi dan menyebabkan kejengkelan sehingga kadang-kadang, kita buru-buru menyalahkan penyebabnya karena cat yang kita beli, tanpa mencari sumbernya terlebih dulu.
Pengelupasan cat bisa terjadi karena kondisi dinding memang lembab, hal ini bisa terjadi karena rembesan air dari talang yang konstruksinya kurang baik, atau kondisi tembok yang bersebelahan dengan taman. Kandungan air tanah yang tinggi di taman akan merambat naik pada pori-pori dinding sehingga dinding selalu basah. Atau bisa juga karena proses pengerjaan dinding yang kurang baik.
Campuran semen dan pasir yang kurang pas atau proses pengeringan dinding yang belum cukup umur, sehingga tembok masih mengandung garam alkali yang tinggi. Jika ini terjadi memang cukup menyulitkan karena kita harus merenovasi ulang tembok rumah karena masalahnya sudah menyangkut konstruksi rumah.
Cat Mengelupas Tapi jika kondisi tembok sudah cukup baik, kemungkinan yang lain adalah pada saat proses pengecatannya :
• Kondisi tembok baru mungkin belum benar-benar kering saat dicat.
• Penggunaan dempul atau plamir dinding yang mutunya rendah, sehingga pada saat dicat, dempul atau plamir tersebut terangkat atau beberapa waktu kemudian.
• Tidak menggunakan cat dasar / alkali primer atau cat dasar / alkali primer yang digunakan tidak sesuai dengan sistem pengecatan akhir.
• Pengecatan pada permukaan yang mengandung debu, kotoron, atau minyak sehingga daya rekat cat menjadi berkurang.
• Kebanyakan yang sering terjadi adalah pada saat mengecat ulang, lapisan cat lama tidak dikerok terlebih dahulu, sehingga lapisan cat lama yang daya lekatnya kurang, mudah tertarik atau terkelupas oleh lapisan cat baru yang mutunya lebih tinggi. Atau bisa juga pengecatan dilakukan diatas cat yang lama sudah mengapur, sehingga mudah mengelupas.
Setelah kita sudah tahu penyebabnya, maka solusi yang harus dilakukan adalah :
• Memperbaiki sumber kebocoran, agar air tidak merembes ke dinding
• Mengerok lapisan cat yang terkelupas sampai terlihat permukaan, kemudian bersihkan permukaan dari debu dan kotoran, baru kemudian melapisinya dengan cat dasar atau alkali primer, biarkan cat dasar tersebut mengering secara sempurna.
• Gunakan cat tembok dengan kualitas yang baik dimana daya rekat dan elastisitasnya baik, sehingga daya tahannya lebih lama dan tidak perlu terus-menerus mengulang pengecatan.  Gunakan cat tembok yang mengandung acrylic terutama untuk dinding luar. Dalam pengecatan biarkanlah lapisan awal mengering sempurna baru aplikasikan lapisan yang kedua dan seterusnya.
• Menggunakan cat tembok dengan kualitas rendah memang harganya murah, tetapi jika dibandingkan dengan penggunaan cat tembok bermutu tinggi, maka selain daya rekatnya lebih baik, daya sebarnya lebih luas dan warnanya tidak mudah pudar serta tidak mengelupas asal diaplikasikan dengan cara yang benar.
Mudah-mudahan informasi ini membuat kita jadi mengerti mengenai beberapa penyebab timbulnya kasus cat mengelupas dan solusinya

Sabtu, 13 Agustus 2011

Batu, Penyeimbang "Softscape" dan "Hardscape"


Unsur batu, selain mempercantik tampilan hunian juga dapat menyeimbangkan elemen softscape dan hardscape. Meskipun terlihat keras dan tak menarik, banyak desainer tetap menggunakan bebatuan sebagai hiasan untuk taman atau kolam.

Karena keelokannya, batu alam menjadi bahan favorit untuk mendesain taman. Tampilan natural serta teksturnya menjadikan batu alam sebagai salah satu bahan dan hiasan dinding atau tembok kolam.
Namun, karena jenis bebatuan di Indonesia begitu banyak, ada baiknya sebelum mengaplikasikan bebatuan dalam taman dan kolam pada hunian Anda, kenali dulu beberapa jenis bebatuan tersebut. Pemilihan ini tentu untuk menyesuaikan bentuk kolam dan batuannya agar elok dipandang.
Batu Andesit
Sifat batu ini padat dan tahan terhadap cuaca, serta lumut. Batu ini cocok digunakan untuk kolam dan taman.
Batu Templek
Batu templek akan tampak indah disusun dengan random untuk mempercantik kolom dan dinding.
Batu Palimanan
Warna didominasi nuansa krem dengan corak batik berwarna coklat, dan sifatnya yang empuk menjadi keistimewaan batu ini. Palimanan juga dapat beradaptasi dengan elemen interior dan eksterior karena cocok pada permukaan atau dinding kolam sebagai pilar.
Batu Candi
Kerap digunakan untuk ornamen berupa candi, stupa, dan patung, batuan ini sangat memberikan kesan alami. Walaupun mudah terserang lumut, batu ini sering digunakan sebagai bahan dari elemen eksterior untuk taman dan kolam.
Batu Paras Jogja
Selain untuk bangunan, batu putih berparas cantik dan alami ini banyak digunakan untuk mempercantik tampilan kolam. Sifatnya yang empuk menjadikannya favorit para pematung atau pemahat batu untuk menjadikannya sebagai elemen eksterior. Ada baiknya, Anda menambahkan lapisan coating pada permukaannya jika ingin menggunakan batu ini.
Batu Hijau Sukabumi
Batu ni diaplikasikan sebagai lapisan dari kolam renang. Warna hijaunya sangat sejuk dipandang mata dipadu dengan air yang memenuhinya. Anda bisa menggunakannya pada pagar, dinding, taman, pilar, dan lain-lain.
Batu Marmer Merah (Pacitaroso)
Warna cerahnya membuat batu marmer ini favorit di masyarakat. Batu ini pun sudah lama dimanfaatkan sebagai bahan untuk mempercantik bangunan kolam. Jenis batu marmer merah masih digunakan sebagai bahan elemen interior dan eksterior.
Batu Marmer Ujung Pandang
Batu yang berasal dari Makassar ini banyak dimanfaatkan sebagai bahan main floor atau lantai utama. Warna kremnya sangat serasi dengar warna furnitur di sekitarnya. Kualitasnya tidak kalah dengan jenis batu marmer impor.
Batu Koral Sikat
Batu berbentuk kecil bulat ini memiliki banyak warna corak. Harga yang ekonomis cocok digunakan untuk mempercantik teras, kolam, dan tampilan taman.
Nah, siap memilih batu untuk mempercantik hunian Anda?

Pilihan Menarik Dekorasi Batu Koral!



 Untuk menambah keindahan kolam ikan, Anda tentu ingin membuat dekorasi indah. Karenanya, manfaatkanlah batu alam untuk memperindah penampilan kolam agar lebih menunjukkan sifat natural dari air, batu, dan pohon.
Namun, Anda jangan sampai salah pilih. Jenis koral terdiri dari beberapa macam. Anda harus tahu, jenis batu dan tema yang cocok untuk dekorasi taman Anda. Berikut beberapa jenis tema dekorasi batu koral ini, misalnya:
Tropical
Untuk tema laut tropis, Anda bisa menggunakan karang-karang pantai sebagai aksen dominan. Anda bisa mengkombinasikannya dengan foam coral berwarna hijau, cokelat, atau biru langit untuk menciptakan tampilan lembut.
Anda juga bisa menggunakan batu berwarna pirus, kuning, oranye, dan merah agar dekorasi taman terlihat cerah seperti di pantai. Lalu, tambahkan juga aksen mercusuar, nuansa bambu, dan bunga sutra tropis atau pakis untuk menambah kesan pantai alami.
Cottage
Buatlah cottage mini di sekitar kolam ikan Anda. Tambahkan tanaman bambu dan beberapa batu koral berwarna biru, oranye, dan merah.
Atur letak koral sedemikian rupa sehingga menghubungkan kolam dengan cottage mini. Lalu, hiasicottage dengan kain putih di sudut tiang untuk menambah kesan romantis. Tambahkan juga bantal dan bunga untuk Anda bersantai sambil menikmati pemandangan di kolam ikan.
Southwest
Tema ini mungkin sedikit unik, yaitu memadukan gaya masyarakat southwest di Amerika Serikat di sekitar kolam Anda. Tema ini lebih menempatkan batu karang ukuran besar di sekitar kolam ikan. Lalu, susunan ubin jumbo khas Meksiko dijadikan sebagai tempat duduk di depan kolam.
Selain itu, Anda bisa menempatkan bunga kaktus di setiap sisi kolam untuk mempertegas gaya Meksiko di kolam ikan ini.
Earthy and Natural
Tema satu ini akan membawa Anda menikmati suasana alam bersahaja. Tema ini lebih memaksimalkan pada penggunaan batu koral berwarna soft, seperti coklat muda dan krem.
Selain itu, tanaman teratai dan pakis juga menjadi andalan tema ini. Dan, untuk tempat bersantai, tema ini menawarkan Anda membuat "area sehat" di depan kolam ikan seluas 1x1 meter untuk menebar koral mini ukuran 2 sentimeter. Nantinya, areal ini bisa dimanfaatkan sebagai sarana refleksi sambil bersantai memandangi ikan-ikan kesayangan Anda.
Nah, jika Anda sudah menemukan tema yang sesuai dengan keinginan dan anggaran, kini saatnya mewujudkannya, yaitu membuat taman dan kolam ikan lebih menarik.

Kedamaian Meditasi Bersama Ikan-ikan Koi..


 Sebagai kegiatan untuk melepas penat, meditasi di depan kolam ikan rasanya lebih nyaman, apalagi kolam khusus ikan koi. Duduklah dengan posisi bersila, pandangilah kolam ikan dengan warna-warni koi di dalamnya dan biarkan ikan-ikan cantik itu membantu Anda menenangkanvinnana atau pikiran Anda.
Mengapa koi? Koi adalah ikan yang dipercaya memancarkan energi positif sehingga cocok menemani Anda bermeditasi. Dalam filosofi China, yin dilambangkan sebagai wanita, dan yang sebagai pria.
Selain tangguh dan kuat, dalam tradisi China dan Jepang ikan tersebut mendeskripsikan kekuatan yang berlawanan namun saling membangun. Kedua bagian berbeda itu menjadi satu, sehingga sangat cocok untuk membantu menyeimbangkan kondisi tubuh yang sedikit terganggu akibat kelelahan bekerja seharian.
"Meditasi memberi Anda alat untuk menenangkan pikiran dan tubuh. Saya telah membuktikannya, pikiran menjadi tenang hanya dengan bernapas secara teratur. Dan itu membantu ’diri’ saya kembali," kata Emily Brydon, Canadian Alpine Ski Team, di valueyogamat.com.
Emily mengatakan, bukankah terkadang, demi memperoleh kondisi tubuh dan pikiran prima, seseorang kerap tak tanggung-tanggung mengeluarkan biaya? Kini, melalui media kolam ikan koi, Anda hanya perlu merogoh kocek sekali saja untuk membuat kolam ikan seperti yang anda inginkan untuk membantu bermeditasi.
Namun, bila telah memiliki kolam tersebut, tetapi belum juga memenuhi kriteria nyaman untuk meditasi, Anda tidak perlu khawatir. Lakukan sedikit perombakan dengan membuat tempat duduk di pinggiran kolam seukuran 1 meter persegi. Usahakan tempat duduk tersebut lebih tinggi agar memudahkan Anda memandangi ikan-ikan koi kesayangan Anda itu dengan posisi duduk bersila.
"Kita tidak bermeditasi untuk melihat surga, tapi untuk mengakhiri penderitaan. Jika Anda punya waktu untuk sadar, berarti Anda punya waktu untuk bermeditasi," kata Ajahn Chah, seorang master yoga asal Thailand.


Maka, kini mulailah bermeditasi dengan memanfaatkan media kolam ikan koi yang ada di rumah Anda. Tidak mahal, tapi menyehatkan!

"Container Garden", Agar Tetap Cantik di Lahan Sempit!



Tertarik gerakan "menghijaukan" hunian, namun terkendala lahan rumah yang terbatas? Coba dengan menanam tanaman dalam wadah atau disebut dengan container garden.
Tanaman dalam wadah adalah kegiatan bercocok tanam dengan "memindahkan" lahan ke dalam wadah-wadah, yang kemudian dapat kita tanami berbagai macam kombinasi tanaman. Ide berkebun seperti ini, konon katanya, berasal dari Inggris yang terkenal dengan english garden-nya.
Bagi para pehobi bercocok tanam, konsep ini memang dapat dilakukan di lahan luas, tetapi apa mau dikata, ketika mereka pindah ke kota yang lahannya terbatas, hobi tersebut akhirnya disalurkan lewat container garden.
Keuntungan
Ada beberapa keuntungan yang didapat daricontainer garden. Sebut saja, misalnya, perawatannya mudah karena ukurannya kecil dan tanamannya tidak banyak serta biaya relatif terjangkau.
Keuntungan lain adalah tanaman dengan mudah dapat dipindah-pindah sehingga dapat memberikan pemandangan baru kapan pun hal tersebut diinginkan. Hal patut diperhatikan dalam container garden adalah pemilihan serta kombinasi berbagai tanaman agar tampilannya menarik. Pertama, cermati apakah tanaman yang dipilih bentuknya tinggi-panjang, gemuk, membulat, atau menjuntai agar mudah saat hendak mengatur posisi tanaman.
Sifat serta kebutuhan tanaman juga patut diperhatikan. Misalnya, jika tanaman akan diletakkan di tempat dengan paparan sinar matahari yang besar, pilih tanaman yang membutuhkan matahari penuh. Untuk itu, jangan menggabungkan tanaman dengan kebutuhan berbeda. Perhatikan pula saat penggantian tempat atau pot jika akar tanaman sudah memenuhi tempat.

Kreatif dengan Taman Minimalis


Kini, dengan semakin terbatasnya lahan terbuka di rumah Anda, bukan berarti membuat taman menjadi hal mustahil. Taman dapat diciptakan dengan memadukan elemen keras dan lunak. Elemen keras diwakili furnitur taman dan elemen lunak dari tanaman atau pohon pengisi. Anda dapat memadukannya sesuai kreativitas untuk tampilan lebih sempurna.
Untuk tampilan minimalis, Anda dapat memilih furnitur taman berbentuk simpel, dari bahan yang awet. Misalnya, bahan semen, batu, kaca, atau plastik.
Furnitur berbahan semen bisa Anda kreasikan sesuai kebutuhan, misalnya pot di halaman depan rumah. Pot semen ini bisa dibuat sesuai jenis, banyaknya tanaman serta proporsi luas lahan. Meskipun berkesan berat, material berbahan semen terbukti lebih awet ketimbang bahan alami, seperti bambu dan kayu.
Selain untuk pot, Anda dapat berkreasi menciptakan bangku, meja taman, dan rumah lampu (kap) taman. Namun, mengingat sifat materi semen yang berat dan susah dipindah, pastikan betul peletakannya sesuai selera Anda.
Untuk penempatan pot berbahan plastik dan kaca, sebaiknya Anda letakkan di teras samping dan belakang, maupun halaman samping. Ini bertujuan agar tidak terlalu cepat usang terkena terik sinar matahari dan perubahan cuaca.
Untuk menambah elemen sejuk, Anda dapat kembali bermain elemen kaca atau plastik untuk akuarium ikan hias. Akuarium tersebut dapat diletakkan di sudut teras, untuk melunakkan elemen keras dari material perabot teras lainnya.
Material berbahan semen pun dapat Anda kreasikan dalam bentuk ornamen air terjun buatan dengan konsep minimalis. Bentuk lainnya adalah bejana pair, patung air mancur, maupun kolam ikan. Untuk pembuatan kolam ikan, jangan lupa melengkapinya dengan sirkulasi air dari pemasangan pipa di dasar kolam dan filter fabric untuk menyaring kotoran.
Sementara itu, dalam memilih tanaman yang tepat, sebaiknya pilih jenis tanaman yang mudah perawatannya, apalagi Anda tergolong memiliki rutinitas padat setiap harinya. Pilihlah tanaman yang dapat tahan dalam kondisi kering, seperti lidah buaya dan adenium.
Sebagai pilihan lain tanaman pembatas, Anda dapat memilih tanaman teh-tahan atau iris kuning. Sedangkan penggunaan rumput bisa memakai jenis rumput gajah mini.
Kalau sudah begini, kehadiran taman dalam hunian Anda akan memberikan elemen penyejuk dan penyegar. Seberapa pun luas ukurannya, jika taman dapat ditata apik, tentu akan sedap dipandang dan menambah nilai estetika hunian. Selamat berkreasi!

Related Posts Plugin for WordPress, Blogger...